ARUNG JERAM (RAFTING)

 Arung jeram atau Rafting merupakan suatu aktifitas pengarungan bagian alur sungai yang berarus deras serta memiliki jeram/riam dengan menggunakan wahana tertentu. Maksud dari wahana dalam pengarungan arus yang deras atau mempunyai jeram/riam yaitu sarana atau peralatan yang terdiri dari perahu karet, kayak, kano, berserta peralatan pendukung lainya seperti pelampung, helm, dan dayung. Tujuan arung jeram mempunyai beberapa sisi, dari segi olah raga arung jeram (white water rafting), rekreasi atau wisata hingga ekspedisi. Sehingga dengan demikian dapat didefinisikan bahwa olah raga arung jeram merupakan olah raga mengarungi jeram di sungai yang mempunyai arus deras dengan menggunakan perahu karet, kano, kayak beserta perlengkapan pendukung lainya dengan tujuan olah raga, rekreasi dan ekspedisi.


 Bagi kategori pemula tentunya akan timbul pertanyaan-pertanyaan tentang berarung jeram apabila hendak olah raga maupun rekreasi arung jeram. Terdapat beberapa garis besar pertanyaan masyarakat tentang arung jeram,yang tentunya terdapat dibenak para pemula yang hendak arung jeram. Adapun pertanyaan sekaligus jawaban tentang arung jeram kategori pemula adalah sebagai berikut:

1) Apakah Arung Jeram itu Aman?
 Arung Jeram adalah kegiatan yang seru, menantang dan menggairahkan, sedikit liar tapi menyenangkan. Arung Jeram sama seprti kegiatan minat khusus lainya, arung jeram tetap memiliki resiko dan berbahaya. Namun Resiko dan bahaya tersebut justru menambah semangat dan menjadi pemicu semangat bagi para penggiat kegiatan arung jeram, Sehingga tidak menjadi alasan mengapa banyak orang tidak menyukai arung jeram. Serorang Pemandu yang berpengalaman akan bertanggung jawab penuh atas keselamatan dan kenyamanan,sehingga pemandu akan meminimalisasi resiko dan bahaya saat arung jeram berlangsung. Secara statistik, seseorang aman mengikuti wisata arung jeram dari pada naik kendaraan bermotor/mobil, angka kecelakaan dalam wisata arung jeram masih jauh dari kecelakaan saat pertandingan sepakbola. Karena dengan beberapa unsur itulah membuat arung jeram menjadi aman, nyaman, dan menyenangkan




2) Tidak Bisa Berenang, Apakah Bisa Berwisata Arung Jeram?
 Tidak perlu keahlian berenang dalam wisata arung jeram, Setiap orang yang mengikuti kegiatan arung jeram yang telah di komersilkan, pasti di sediakan peralatan yang berstandar selama kegiatan arung jeram. Peralatan itu meliputi Helm, Pelampung, dan Dayung. Untuk pelampung arung jeram mempunyaidesain khusus olah raga arus deras dengan mempunyai daya apung yang tinggi, Sehingga tetap aman saat mengikuti wisata arung jeram.
 Banyak orang yang tidak bisa berenang mengikuti kegiatan atau wisata arung jeram dan mereka sangat menikmati wisata arung jeram tersebut Dalih-dalih takut menjadi sebaliknya, berteriak tanda senang dan ceria saat wisata arung jeram. Bagi anda wisatawan yang terpenting adalah waktu terjatuh/terlempar dari perahu karet jangan panik, dan lakukan sesuai interuksi dari pemandu, dan tentunya pemandu dan team rescue akan dengan sigap mendekat dan menolong anda para wisatawan arung jeram. Namun tidak dianjurkan mengikuti wisata arung jeram pada sungai yang memiliki kelas level IV hingga V, sehingga cukup menikmati arung jeram dengan pelampung pada sungai dengan kelas level II hingga III.



3) Saat Arung Jeram, Apakah harus kondisi prima?
 Saat kegiatan Arung Jeram selalu menggunakan dayung dan melakukan pendayungan saat berada diatas perahu. kondisi prima menjadi sebuah keharusan, yang mana selain mendayung juga akan melewati jeram yang menantang. mendayung dapat menimbulkan kelelahan, namun pemandu akan memberikan teknik dayungan yang edektif dan memberikan hiburan saat arung jeram berlangsung, sehingga rasa lelah menjadi tidak terasa , dan tidak selamanya waktu arung jeram melakukan dayungan jika merasa ragu dengan kemampuan untuk mengikuti kegiatan atau wisata arung jeram, sebaiknya melakukan tes kesehatan dahulu sebelum wisata arung jeram


4) Apakah yang harus dikenakan saat Arung Jeram?
 Perlengkapan pribadi yang dikenakan saat arung jeram sesuai dengan kondisi saat berlangsungnya kegiatan arung jeram. Apakah suhu dan cuaca panas atau sebaliknya. Saat cuaca panas namun suhu air dingin disarankan menggunakan wetsuit. Arung Jeram dianjurkan mengenakan pakaian dengan bahan sintetis, polypro, capilene atau wol. Pada bagian dalam. saat musim yang dingin jangan menggunakan bahan cotton saat arung jeram karena bisa kedinginan. namun apabila musim kemarau menggunakan bahan cotton tidak bermasalah.
 Jangan lupa menggunakan sunblock atau suncreen pada bagian tubuh yang terbuka selain wajah, apabila diwajah bisa berbahaya bila terkena mata. kenakan pula sepatu, sandal khusus untuk arung jeram, atau sandal gunung. Bagi yang mengenakan kaca mata, dapat membawa tali guna menali kaca mata supaya tidak terjatuh saat arung jeram